Rekrutmen Dosen FDIK UIN Imam Bonjol Transparan
Padang, 9 Mei 2022
— Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang terus
menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia unggul
melalui sistem rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang
profesional dan akuntabel. Proses seleksi ini sepenuhnya mengacu pada mekanisme
penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Kementerian Agama Republik
Indonesia.
Penerapan
sistem seleksi berbasis transparansi,
kejujuran, dan akuntabilitas ini membuka peluang yang setara bagi calon
dosen dari seluruh wilayah Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya lingkungan
akademik yang inklusif dan kompetitif.
Program
Studi Manajemen Dakwah menjadi salah satu contoh keberhasilan rekrutmen dosen
dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Dosen-dosen berkualifikasi tinggi didatangkan dari lembaga pendidikan seperti Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM),
Universitas Internasional Sudan, Universitas Gadjah Mada (UGM), UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Padang (UNP), hingga Universitas
Andalas (Unand).
Selain
melalui jalur CPNS dan CPPPK, FDIK juga memberdayakan
mekanisme rekrutmen tenaga kependidikan berbasis kontrak BLU (Badan Layanan Umum), sehingga memberikan
fleksibilitas dalam pengelolaan SDM tanpa mengurangi kualitas kinerja.
Seluruh
informasi terkait proses rekrutmen disampaikan melalui website resmi UIN Imam Bonjol Padang, sebagai bentuk keterbukaan
institusi dan jaminan akses informasi publik secara luas dan setara.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan
dosen dan tenaga kependidikan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi
juga memiliki integritas serta semangat dakwah yang kuat. Proses rekrutmen yang
terbuka ini adalah bagian dari upaya kami untuk membangun fakultas yang unggul
dan visioner," ungkap Dr. Wakidul Kohar, M.Ag., Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
Dengan langkah ini, FDIK UIN Imam Bonjol Padang memperkuat peran sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang modern, adaptif terhadap dinamika global, dan konsisten dalam menjaga nilai-nilai keilmuan serta spiritualitas dalam proses pendidikan.
(Siska Novra ELvina)