Pemilihan Senator Dosen FDIK : Demokratis, Lancar, dan Penuh Kebersamaan
Padang, Suasana penuh kebersamaan dan semangat
demokrasi terasa hangat di ruang rapat pimpinan Fakultas Dakwah dan Ilmu
Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang pada Kamis, 18 September 2025. Hari
itu menjadi momentum penting bagi sivitas akademika FDIK karena dilaksanakan pemilihan senator dosen yang akan mewakili fakultas di
tingkat universitas.
Kegiatan dimulai
dengan sambutan dari Dekan FDIK, Dr. Murisal, S.Ag., M.Pd., yang menekankan bahwa keberadaan
senator dosen memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi fakultas di
lingkungan universitas. “Senator bukan sekadar simbol perwakilan, tetapi
pengemban amanah yang membawa suara kita bersama. Mereka harus menjadi jembatan
komunikasi dan perjuangan untuk kemajuan akademik,” ungkapnya penuh semangat.
Selain Dekan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan I Dr. Usman, M.A., Wakil Dekan II Dr. Zainal, M.Ag., dan Wakil Dekan III Dr. Muhammad Fauzi, M.Ag. Kehadiran para pimpinan ini memberi warna kebersamaan dan dukungan penuh terhadap proses demokrasi yang sehat di lingkungan kampus. Tidak ketinggalan, para guru besar lingkup FDIK, Kepala Tata Usaha, dosen, serta civitas akademika lainnya turut serta menghadiri dan menyukseskan acara pemilihan.
Proses pemilihan
berjalan dengan damai, tertib, dan penuh keakraban. Para dosen memberikan suara
dengan kesadaran bahwa pilihan mereka akan menentukan arah representasi FDIK di
universitas. Interaksi hangat, saling menyemangati, dan sikap saling menghargai
mewarnai jalannya pemilihan, mencerminkan kedewasaan demokrasi di kalangan
akademisi.
Setelah melalui
rangkaian pemungutan suara, dua nama akhirnya terpilih sebagai senator
perwakilan FDIK, yakni Dr. Afnibar, M.Pd., Kons. dan Dr.
Rahima Zakia, M.Pd. Keduanya dikenal sebagai akademisi yang
berdedikasi, berpengalaman, dan memiliki komitmen kuat dalam dunia pendidikan
serta pengabdian masyarakat.
Dekan FDIK, Dr.
Murisal, memberikan apresiasi atas proses pemilihan yang berlangsung damai dan
penuh kebersamaan. Beliau juga menaruh harapan besar kepada kedua senator
terpilih. “Kami percaya, dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, Dr.
Afnibar dan Dr. Rahima Zakia akan mampu membawa nama baik FDIK sekaligus
berkontribusi dalam memperkuat kebijakan universitas. Semoga keduanya dapat
menjadi inspirasi dan teladan dalam mengemban amanah,” ujarnya.
Kegiatan ditutup
dengan suasana hangat, penuh doa dan ucapan selamat dari seluruh hadirin. Lebih
dari sekadar sebuah agenda pemilihan, acara ini meninggalkan kesan mendalam
tentang arti kebersamaan, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama dalam
membangun fakultas.
Dengan terpilihnya
dua senator dosen ini, FDIK menatap masa depan dengan optimisme. Besar harapan
agar fakultas semakin berperan aktif dalam perumusan kebijakan universitas,
memperluas kontribusi akademik, serta terus menjadi garda terdepan dalam
membangun generasi yang unggul dan berdaya saing.